Showing posts with label No Place Like Home. Show all posts
Showing posts with label No Place Like Home. Show all posts

Wednesday, 17 May 2017

[Blog Tour- Giveaway] No Place Like Home—Rumah Sebagai Sumber Kebahagiaan



Judul               : No Place Like Home
Penulis             : Alma Aridatha
Penerbit           : Ikon
Cetakan           : Pertama, April 2017
Tebal               : 289 halaman
ISBN               : 978-602-74653-7-4

~*~

Ganda tahu, kehidupan yang disebut sempurna tak sepenuhnya ada. Dia baru tahu siapa ayah kandungnya di usia sepuluh tahun. Sosok itu datang, mencoba mendekat, membuat ayah tiri yang juga disayanginya sedari kecil menjauh tanpa alasan yang pasti.

Ada banyak anak lain yang harus tumbuh tanpa orangtua di luar sana, tapi Ganda memiliki dua pasang orang tua sekaligus. Di saat anak-anak lain bisa berdamai sekaligus menikmati ‘keberuntungan’ yang ada dalam hidup mereka, Ganda justru merasa kosong di antara semua yang seharusnya pantas disebut ‘keberuntungan.’

Keinginan Ganda sederhana. Dia mencoba mengisi hal-hal yang hampa itu dengan mencari tempat berteduh—yang memang tersedia untuknya. Yang kelak bisa dia sebut rumah. Meskipun, dia sendiri tidak sepenuhnya yakin.

~*~

Meminta maaf itu gampang. Memberi maaf itu sedikit lebih sulit, tapi masih bisa dilakukan. Namun, melupakan semua kejadian itu yang mustahil (hal 115).

Memiliki keluarga sempurna dan harmonis adalah harapan setiap orang. Namun ketika takdir berkata lain, bisakah kita protes atau menuntut kepada Tuhan? Novel ini mengisahkan kisah keluarga yang menarik dan memikat. 

Karena sebuah alasan yang pribadi, Ganda akhirnya memilih tinggal bersama ayahnya—Gio  yang baru dia kenal ketika berusia sepuluh tahun.  Keputusan ini tentu saja membuat ibunya—Tara kaget. Kenapa Ganda yang awalnya enggan mengenal ayahnya, tiba-tiba tertarik untuk tinggal bersama?

“Kenapa kamu tiba-tiba mau tinggal sama Papa Gio?”
“Cuma mau lebih dekat.” (hal 8).

Meski  tidak yakin dengan jawaban Ganda, Tara lebih memilih mengalah dan tidak memaksa. Dan meski sebenarnya tidak rela, pada akhirnya Tara memberikan izin pada Ganda untuk tinggal di Jakarta. Di mana itu adalah pilihan yang cukup berat bagi seorang ibu untuk melepas anak yang sudah empat belas tahun dia rawat dengan penuh perjuangan.

Pada titik inilah kehidupan baru menanti Ganda. Dia sangat tahu konsekuensi apa yang akan dia dapat ketika meninggalkan ibunya. Namun di sisi lain, Ganda juga ingin merasakan tinggal bersama ayah kandungnya. Juga mencari suasana baru—menemukan rumah yang sesungguhnya—rumah yang memberi ketenangan juga sumber kebahagiaan.

Hanya saja ketika di  rumah ayahnya, Ganda kembali harus menelan kekecewaan. Ternyata Gio sama saja dengan ibunya. Selalu mengedepankan segala fasilitas yang berlebih kepadanya, tanpa mengetahui apa yang sejatinya sangat ingin Ganda dapatkan.

Ganda tidak menginginkan sepeda gunung mahal atau motor sport terbaru atau rekening yang penuh dengan nominal angka. Dia hanyaa ingin lebih diperhatikan. Apakah keinginannya terlalu berlebihan? (hal 15).

Dan kesedihan Ganda semakin memuncak ketika mendengar ucapan orangtua Mama Jess—istri Gio (hal 113). Ganda terluka. Dia tidak tahu kenapa kesalahan masa lalu orangtuanya harus dilemparkan padanya. Kenapa semua orang membenci dirinya? Apakah dia dilahirkan untuk dibenci?

Di sisi lain Ganda cukup menikmati masa putih abu-abunya karena seseorang.  Perkenalannya dengan Nadya—teman satu kelasnya yang super cerewet namun cukup manis itu, membuat kehidupannya di sekolah sedikit berwarna. Ganda yang menutup diri dan tidak banyak bicara, namun pada akhirnya bersahabat dengan Nadya—karena sebuah insiden yang lucu.

Namun siapa sangka ketentraman yang baru secuil didapatkan, berubah seketika karena dia harus berhadapan dengan trouble maker di sekolah—Tommy. Di mana Ganda ditemukan hampir tewas, karena dipukuli Tommy dan genk-nya.

Membaca novel ini kita seperti dihadapkan pada potret kehidupan yang kerap terjadi di kehidupan nyata. Bagaimana nasib anak yang lahir karena sebuah kecelakaan. Iya kalau ayah dan ibunya kemudian menikah. Namun bagaimana jika baik ayah dan ibunya kemudian sudah memiliki keluarga masing-masing? Inilah yang dirasakan Ganda. Ketika dia harus menerima, bahwa dia memiliki dua ayah juga dua ibu.

Ini adalah kali pertama membaca karya Alma Aridatha. Dan saya sangat menikmati setiap lembar kisah yang dipaparkan. Memikat dan menarik. Saya suka gaya bahasanya yang lugas dan tetap renyah. membaca novel ini ada sisi romance, lucu dan mengharukan. Bahkan jujur ketika membaca novel ini sampai berkaca-kaca, ketika membayangkan menjadi sosok Ganda.

Penulis sangat piawai dalam mengemas kisahnya, hingga membuat saya larut ketika membacanya.  Apalagi dalam permainan alur maju mundur yang membuat saya ikut bertanya-tanya ... ada masalah apa antara Ganda dan Dimas hingga membuat dua orang yang saling peduli akhirnya bentrok dan saling melukai?  Tidak ketinggalan adalah bagaimana menggambarkan tentang persahabatan Ganda dan Nadya yang lucu dan menggemaskan. Keunggulan lain dari novel ini adalah layout yang manis dan menambah semangat buat membaca.

Hanya saja dalam novel ini masih ditemukan beberapa kesalahan ketik dan tulisan kurang jelas karena layout yang saling tumpang tindih. Lepas dari kekurangannya novel ini recomended buat dibaca.

Dari novel ini kita bisa belajar untuk menjadi pribadi yang selalu menjaga diri agar tidak sampai lepas kontrol dalam menjalin hubungan. Kita juga bisa belajar bagaimana cara yang baik dalam memperlakukan dan mendidik  anak. Bahwa materi bukanlah cara terbaik untuk memberi perhatian anak, tapi perhatian dan bimbingan itulah yang diinginkan anak.

Tidak ketinggalan kita juga diingatkan untuk selalu jujur dan tidak memelihara dendam. “Dendam-dendam terus nggak akan kelar. Kayak lingkaran setan nanti.” (hal 275).

~*~

Giveaway Time


Alhamdulillah saya diberi kesempatan sebagai pembuka dari rangkaian Blog Tour “No Place Like Home” Kak Alma Aridatha. Kali ini Kak Alma dan Penerbit Icon akan membagikan satu novel No Place Like Home + tumbler bagi satu pemenang yang beruntung. Untuk syaratkan gampang banget.

1.      Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.      Follow media sosial kami :


-          Follow blog ini 
-          Twitter : @Ratnani_El_Kazuhana, @kinky_geek dan  @penerbit_ikon
-          Instagram: @kazuhana_el_ratna  @almaridatha dan @penerbitikon 

3.      Share info Giveaway ini di salah satu media sosial yang kalian miliki :

-          Jika lewat twitter, mention @Ratnani_El_Kazuhana@kinky_geek dan  @penerbit_ikon dengan hastag #NoPlaceLikeHome.
-          Jika lewat Instagram, repost/regran postingan info Giveaway yang saya posting dengan mention  @kazuhana_el_ratna @almaridatha dan @penerbitikon dengan hastag #NoPlaceLikeHome.

4.      Jawab pertanyaan berikut ini :

Kita tahu rumah adalah surga buat kita sendiri (dalam artian karena di sana tempat kita tumbuh kembang dan menyimpan banyak memori—baik suka atau duka) Dan seberapa jauh kita pergi, pastinya kita akan selalu merindukan suasan rumah kita.

Nah, apa yang  selalu membuat kamu merindukan rumah? Apakah kebersamaan dengan keluarga? Omelan ayah atau ibu? Masakan ibu? Atau karena alasan lain? Ceritakan dan kasih alasannya, ya. J


Jangan lupa tulis nama asli, akun Twitter/ IG, domisili, link share dan jawaban kamu.

5.      Giveaway berlangsung sejak hari ini 17-21 Mei 2017.

6.      Pengumuman insya Allah dilakukan 3 hari setelah giveaway selesai.
Semoga beruntung.  



Penampakan  hadiah bagi yang beruntung :) 




~~~~~~Winner~~~~~~

Saatnya menentukan siapa yang beruntung mendapatkan novel "No Place Like Home" karya Kak Alma Aridatha.

Sebelumnya terima kasih atas keikutsertaannya dalam giveway kali ini.  Dan saya memilih : 

Cahyati Rizky H 

Silahkan DM saya di akun Twitter ; Nama, Alamat lengkap dan Nomor Hp untuk pengiriman hadiah. 

Dan bagi yang belum beruntung tetap semangat. Masih ada kesempatan buat ikutan giveway di blog Kak Rizky Mirgawanti dan Kak Asri Rahayu MS