Showing posts with label Marissa Meyer. Show all posts
Showing posts with label Marissa Meyer. Show all posts

Friday, 12 February 2016

[BLOGTOUR + GIVEAWAY] Review Cinder; Kisah Antara Bumi dan Bulan


   Alhamdulillah Ratna berkesempatan menjadi salah satu host di Blog Tour  The Lunar Chronicles.      J yang diadakan Penerbit Spring.
   Terima kasih atas kepercayaannya Penerbit Spring. J

Judul               : Cinder; The Lunar Chronicles # 1
Penulis             : Marissa Meyer
Penerjemah      : Yudith Listiandri
Penyunting      : Selsa Chintya
Penerbit           : Penerbit Spring
Cetakan           : Pertama, Januari 2016
Halaman          : 384 halaman
ISBN               : 978-602-71505-4-6

 Blurb

Wabah baru tiba-tiba muncul dan mengecam populasi penduduk Bumi yang dipenuhi oleh manusia, cyborg, dan android. Sementara itu, di luar angkasa, orang-orang Bulan mengamati mereka, menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.
Cinder seorang cyborg, adalah mekanik ternama di New Beijing. Gadis itu memiliki masa lalu yang misterius, diangkat anak dan tinggal bersama ibu dan dua saudara tirinya. Suatau saat, dia bertemu dengan Pangeran Kai yang tampan. Dia tidak mengira bahwa pertemuannya dengan sang Pangeran akan membawanya terjebak dalam perseteruan antara Bumi dan Bulan. Dapatkan Cinder menyelamatkan sang Pangeran dan Bumi?

~*~

Ketika kedekatan yang tidak pernah terduga berujung cinta, apakah kau akan mengejar? Padahal kau sangat sadar wujudmu tidaklah sama dengan makhluk lainnya. Kau terbuang dan selalu dijadikan objek percobaan. Dan bagaimana perasaanmu ketika apa yang selama ini kamu percayai adalah kebohongan?

Novel bisa dibilang terinsipirasi dari cerita Cinderella. Menceritakan tentang Cinder—seorang cyborg yang cukup dikenal di New Beijing. Dia seorang mekanik hebat dan masih muda. Suatu hari ketika dia menunggu Iko—android milik Adri—ibu tirinya membawakan kaki baru, Pangeran Kai menemuinya.  Di sanalah awal permulaan pertemuan mereka. Sang pangeran memintanya untuk memperbaiki   Nainsi—android  yang katanya menyimpan sebuah informasi penting.  Setelah Pangeran Kai pergi, sebuah kehebohan terjadi.  Chang Sacha, penjual di dekat stannya ternyata positif terkena wabah Letumosis yang sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa menjadi penawarnya. (hal. 19-20)

Tidak mau tertular, Cinder pun bergegas pulang. Di sana Adri, Poeny dan Pearl—saudara tirinya tengah mencoba baju untuk pergi ke festival—pesta dansa di istana. Dan tentu saja untuk Cinder tidak ada. Dia harus di rumah. Membersihkan semua kotoran juga harus bekerja untuk membayar sewa demi keluarga.  Dan sebuah kejutan lain membuat Cinder merasa sangat sedih. Poeny dinyatakan positif terjangkit wabah Letumosis juga.  (hal. 53) Adri menyalahkan semua itu karena Poeny terakhir kali pergi bersamanya dan dengan tega Adri memberikan Cinder sebagai relawan. (hal. 70)

Cinder tidak bisa melawan dan dibawa ke istana. Dokter Erland senang mendapat kelinci percobaan baru, namun betapa kagetnya dia ketika menguji Cinder dan mendapati kenyataan, gadis mekanik itu kebal terhadap wabah Letumosis. Dan setelah diselidiki identitas Cinder cukup mengejutkan. Ketika Dokter Erland memberitahukan penemuannya pada Cinder, gadis itu marah, tidak percaya juga merasa sedih.

Selain kini Cinder mengetahui sedikit tentang masa lalunya, Cinder pun semakin dekat dengan Pangeran Kai. Bahkan sang pangeran mengajak Cinder untuk pergi ke pesta dansa. Sayangnya dalam kedekatan itu, Cinder tahu Pangeran Kai digosipkan akan menikah dengan Ratu Levana—Ratu Bulan demi perdamaian antara Bumi dan Bulan.

Bagaimana kisah Cinder selanjutnya? Dapatkan dia menerima rahasia masa lalunya, dan ikhlaskah dia melepas Pangeran Kai menjadi milik Ratu Levana yang memiliki perangai yang mengerikan? Temukan jawabannya dalam buku ini.

Novel ini masuk genre Dystopia atau fantasi Utopia—Sci-fi—young Adult.  Kalau membaca yang hanya bergenre Fantasi maka Harry Potter sudah pernah saya lahap, tapi jika ada perpaduan  Dystopia atau fantasi Utopia—Sci-fi, ini kali pertama membaca buku bergenre seperti ini. Jujur ketika kemarin-kemarin sempat belajar tentang cerpen genre Sci-fi masih suka bingung dan terlalu rumit. Tapi membaca ini ternyata tidak serumit yang pernah saya banyangkan. Novel ini memiliki bahasa yang mudah dipahami—terjemahannya mudah dicerna.

Walaupun alurnya masih bisa ditebak karena memang masih mengikuti kisah Cinderella, Cinder tetap memiliki unsur-unsur baru yang menyegarkan. Banyak kejutan-kejutan yang tidak terduga ketika membaca novel ini.  Kesan pertama ketika membaca buku ini, memang masih terasa berat dan lamban, tapi memasuki bab demi bab selanjutnya, ceritanya semakin seru dan membuat penasaran. Wah ternyata ceritanya bagus dan sangat seru. J Saya sampai langsung menamatkan buku ini.

Setting cerita  dijabarkan dengan baik dan membuat pembaca ikut merasakan bagaimana suasana yang ada dalam cerita.

Tokoh-tokoh dalam cerita;

Cinder            : Dia adalan tokoh protagonis dalam buku ini. Sangat baik, tapi juga menyimpan kesedihan karena merasa dirinya hanyalah cyborg yang selalu dianggap menjijikkan oleh para manusia. Dia juga merasa kecewa karena selalu dijadikan penelitian. Tapi, itu tidak mengubah sikap baik yang selalu suka membantu. Tokoh ini karakternya sangat kuat dan membuat saya sangat menyukai tokoh ini. Tapi cukup gregetan dengan sikapnya yang kadang selalu pesimis.

Pangeran Kai : Bisa dibilang dia sangat naif.  Maklum di usianya yang masih muda dia harus memegang penuh kerajaan yang diwariskan ayahnya.  Tapi cukup membuat saya terkesan.

Adri                : Ibu tiri Cinder. Tokoh antagonis yang cukup sukses membuat saya langsung tidak suka pada tokoh ini. Habis jahat banget dan ratu tega.  Digambarkan sebagai ibu yang bengis dan hanya mementingkan diri sendiri.

Ratu Levana  : Satu lagi tokoh antagonis yang membuat perut saya melilit. Kekuatan yang dimiliki dan keangkuhannya itu sungguh menyebalkan.

Dokter Erland : Tokoh ini awalnya saya pikir jahat, tapi ternyata saya salah. Dia cukup baik. Tapi entah kenapa saya tetap merasa ada sesuatu yang disembunyikan dokter ini, ya? Atau hanya perasaan saya yang selalu waspada. Hhehh.

Keseluruhan tokoh-tokoh yang ada dalam novel ini sukses dalam menghidupkan cerita itu sendiri.
Buku ini hampir bersih dari typo. Sepertinya hanya satu typo yang saya temukan (hal. 343) Dan tidak mengurangi kenikmatan dalam membaca. Kelemahan buku ini hanyalah alur lambat di awal cerita. 

Dan kelebihannya penulis tetap mampu menyihir pembaca untuk terus melanjutkan setiap bab hingga akhir dengan cerita yang penuh kejutan. Ada twist yang tidak pernah saya sangka.

Jadilah setelah membaca ini saya masih menyimpan rasa penasaraan yang sangat amat.  Rasanya tidak sabar menunggu buku kedua Sacrlet. Seri The Lunar  Chronicles memang terdiri dari 4 buku.  Buku yang mengubah cara pandang saya tentang Sci-fi yang ternyata tidak seberat yang selama ini saya bayangkan.

Hal yang bisa saya pelajari dari novel ini adalah tentang bahayanya perang sehingga harusnya peperangan itu tidak dilakukan. Jutaan  orang meninggal pada Perang  Dunia Keempat; seluruh budaya telah hancur, puluhan kota hanya tinggal puing-puing—termasuk Beijing yang dahulu.  Belum lagi sumber daya alam yang tak terhitung jumlahnya, hancur oleh perang nuklir dan kimia. Yah, dia cukup yakin bahwa perang membawa bahaya bagi kesejahteraan warga. (hal. 262)

Lalu tentang jangan suka berbohong. “Lebih banyak kebohongan. Lebih banyak pengkhianatan.” (hal. 333)
 4 bintang dari 5 



~GIVEAWAY TIME~
Ada 1 (satu) Novel Cinder buat satu orang yang beruntung, lho. Caranya mudah banget
Simak langsung, ya!
1.      Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.      Harus Like Facebook Fanpage Penerbit Spring, follow twitter @PenerbitSpring   & Instagram @PenerbitSpring 

3.      Follow  akun twitter @ratnaShinju2chi dan blog ini. Baik lewat G + atau e-mail ataupun via GFC (Google Friend Connect)

4.      Share info GA ini dengan memention @ratnaShinju2chi dan @PenerbitSpring dengan hastag #BlogtourCinderGA.

5.      Dan jawab pertanyaan berikut ini  dengan menyertakan, nama, akun twitter, IG, Facebook, domisili dan link share.

“Jika seandainya kamu harus memilih; berkata jujur pada orang yang kamu sukai dan hormati, tapi beresiko orang itu akan sedih, kecewa bahkan bisa jadi membencimu. Atau kamu memilih bohong dan orang itu akan bahagia, tapi kamu menderita karena rasa bersalah? Sertakan alasannya juga”


Giveaway berlangsung dari tanggal 12-15 Februari 2015. Pengumuman akan dilakukan selambat-lambatnya 3 hari setelah GA selesai.

Semoga beruntung  J  ^^